Laptop sudah menyala dan pekerjaan siap dimulai.
Namun, meja dipenuhi gelas kosong, kabel, kertas, kotak, dan barang kecil yang tidak lagi digunakan. Kamu mencoba berkonsentrasi, tetapi mata terus berpindah dari satu benda ke benda lainnya.
Pekerjaan belum dimulai, tetapi pikiran sudah terasa lelah.
Benda di Sekitar Kita Tetap Meminta Perhatian
Kita mungkin merasa sudah terbiasa melihat meja yang berantakan.
Namun, setiap benda yang terlihat tetap menjadi bagian dari informasi yang harus diproses oleh otak. Semakin banyak gangguan visual, semakin besar usaha yang dibutuhkan untuk mempertahankan perhatian pada pekerjaan utama.
Penelitian tentang perhatian menunjukkan bahwa benda yang tidak relevan dapat bersaing dengan informasi yang sedang kita butuhkan.
Bukan berarti semua orang hanya bisa bekerja di ruangan kosong. Namun, lingkungan yang terlalu penuh dapat membuat fokus terasa lebih sulit bagi sebagian orang.
Kamu dapat membaca tentang cara menjaga fokus saat bekerja.
Kekacauan Juga Menjadi Daftar Tugas
Tumpukan barang bukan hanya sesuatu yang kita lihat.
Sebuah gelas mengingatkan bahwa kita harus mencucinya. Dokumen mengingatkan pekerjaan yang belum selesai. Kotak di sudut ruangan mengingatkan bahwa kita belum sempat membereskannya.
Setiap benda dapat terasa seperti tugas kecil yang terus menunggu.
Itulah sebabnya membersihkan satu bagian meja terkadang memberikan rasa lega, meskipun masalah lain belum selesai.
Tidak Harus Langsung Membersihkan Semuanya
Melihat seluruh ruangan sebagai satu pekerjaan besar dapat membuat kita semakin malas memulai.
Cobalah memilih satu area kecil:
Buang sampah yang terlihat.
Kembalikan gelas ke dapur.
Rapikan kabel yang mengganggu.
Sisakan hanya barang yang diperlukan.
Bersihkan area di depan laptop.
Kamu tidak harus memiliki ruangan yang sempurna. Tujuannya hanya membuat tempat yang cukup tenang untuk bekerja.
Pelajari juga cara memulai pekerjaan kecil tanpa menundanya.
Meja Rapi Bukan Ukuran Kepribadian
Meja yang berantakan tidak otomatis berarti seseorang malas. Sebagian orang tetap dapat bekerja dengan baik dalam lingkungan yang penuh barang.
Masalahnya bukan apakah meja terlihat indah dalam foto.
Pertanyaannya adalah: apakah keadaan tersebut membantu atau justru mengganggu aktivitasmu?
Jika kamu sering kehilangan barang, sulit memulai pekerjaan, atau merasa sesak saat melihat meja, mungkin sudah waktunya mengurangi beberapa benda.
Mulailah dengan Ruang Sebesar Laptop
Kamu tidak perlu mengubah seluruh kamar hari ini.
Buatlah satu ruang kosong sebesar laptop dan buku catatan. Duduklah di sana, selesaikan satu pekerjaan, lalu berhenti jika sudah cukup.
Terkadang, ketenangan tidak dimulai dari perubahan besar.
Ketenangan dapat dimulai dari satu sudut kecil yang akhirnya memiliki ruang untuk bernapas.
//Dukung Saya:
Jika artikel ini bermanfaat dan Anda ingin mendukung saya agar terus membuat konten Anda dapat memberikan dukungan melalui:
Untukmu:
"Tidak semua pertempuran harus dimenangkan, Terkadang bertahan hidup saja sudah cukup. biarkan cara pandang itu menghibur kamu, agar melindungi kamu di dunia keras di luar sana"
"Tidak pernah ada jawaban yang benar dalam hidup, Jika memang ada jawaban yang benar itu adalah hidup menurut keputusan dan keyakinan kamu, serta mengikuti keinginan hati"
"Jalanilah hidup yang kamu mau,Ikuti kata hati kamu dan bangunlah hidup yang bahagia bagi diri kamu"
SEMOGA KAMU MERAIH SEMUA YANG KAMU HARAPKAN, DAN YANG PALING PENTING JUGA JAGALAH KESEHATAN KAMU.


Comments
Post a Comment